Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2012

Rubaiyat Terlarang Rumi - Nyanyian Untuk Shams, Nyanyian Untuk Tuhan #5

Gambar
Air   Karena kau penjaga jiwa kami, lemparkan jiwa kami ke dalam air seperti bualan Musa. Lemparkan, agar Firaun maupun orang jahat tak bisa temukan dia. Buaiannya yang indah akan terhanyut bebas dari kecemasan dan putus asa dan tetap terayun-ayun di air. Jika ia tidak bisa mencapai air, Firaun akan mengetahuinya. Engkau adalah penguasa air, dan air akan selalu di sekelilingmu. Kau adalah sumber air. Cerah cemerlang, kuat dan kuasa, air dapatkan indahnya dan kecairannya dari engkau. Musa ditahan di rumah karena dicemaskan keselamatan hidupnya. Tetapi justru di air ia temukan keselamatannya. Segalanya akan hidup dengan air. Air bagaikan makanan pembuka Yang menetes dari langit.

Rubaiyat Terlarang Rumi - Nyanyian Untuk Shams, Nyanyian Untuk Tuhan #4

Gambar
Bagaimana Bisa Kukelabui Dia Pikiran berkata : "Aku kelabui dia dengan kata-kata" Cinta berkata : "Diamlah. Aku tipu dia dengan hati dan jiwa." Jiwa berkata kepada hati : "Pergilah. Jangan bikin aku tertawa. Segala sesuatunya sudah miliknya." Jadi bagaimana aku bisa menipunya dengan apa saja? "Ia bukanlah seseorang yang terjatuh ke dalam pikiran dan berharap dapat melupakan dirinya, karenanya aku akan mengalihkan perhatiannya dengan anggur dan gelas besar." Panah pandangannya tak memerlukan busur hatiku agar mengena sasaran. Ia seperti sebuah rumah yang mencingakkan bidadari dengan oranmennya. Di mana kubisa temukan lebih baik untuk membuat dia terpesona? Ia tak memerlukan kuda. Ia terbang tanpa sayap. Ia makan dan minum cahaya ilahi. Bagaimana kubisa menyuapnya dengan sepotong roti? Ia adalah saudagar dari alam semesta, tetapi ia tidak membeli dan menjual apa-apa. Bagai...

Rubaiyat Terlarang Rumi - Nyanyian Untuk Shams, Nyanyian Untuk Tuhan #3

Gambar
Ku Tak 'Kan Sesali Cintanya   Seekor anjing muncul di dataran ini. Matanya memancarkan api ke segala penjuru. Setiap orang, berkuda atau jalan, mengejar mau tangkap dia. Mereka menyerang sekali atau dua kali, tetapi ia hilang di depan mata. Begitu cepat ia lenyap hingga tak tinggalkan bahkan bau di belakangnya. Mereka mulai berbalik, tetapi kijang itu muncul lagi. Mereka terperanjat. Mereka menyerang lagi. Kijang itu menghindar cepat hingga, bahkan dari angin pun ia luput. Muncul dan hilangnya menggoda mereka amat hingga mereka terobsesi menangkapnya. Tetapi mereka terjebak dalam pemisahan dan jatuh dalam perangkap kesepian. Salah seorang bergegas lari tetapi keliru menangkap telinga kelinci Yang lain lari ke Baghdad memburu seekor kambing gunung. Pemburu-pemburu memecah dua. Satu kelompok masih berharap bisa melihat kijang itu. Yang lain hanya ingin bebas dari kesulitan ini. Kijang itu muncul kepada...

Rubaiyat Terlarang Rumi - Nyanyian Untuk Shams, Nyanyian Untuk Tuhan #2

Gambar
Terbelah Lebar-lebar Kau lah hakikat Mentari aku hanya bayang-bayang pohon cemara. Ketika kau sinari kepalaku, aku mengecil, cair, dan lenyap.   Hatiku temukan percik hidup, dan kemudian terbelah lebar-lebar. Hatiku temukan satinmu dan kulepaskan pakaian lawas dan bertambal-tambal ini.   Jiwa yang mewujud berbicara tentang kilasan dan pandangan pada awal subuh. Aku sekedar budak yang menjadi seorang tuan tanah dan kemudian diangkat sultan yang miliki segalanya.

Rubaiyat Terlarang Rumi - Nyanyian Untuk Shams, Nyanyian Untuk Tuhan #1

Gambar
  Ia Mengepitku   Aku telah mati, tetapi hidup kembali. Aku adalah tangis, tetapi kini aku senyuman. Cinta datang dan mengubahku. Menjadi keagungan kekal.   Inilah kisahnya : Ia berkata padaku : "Kau bukan penghuni rumah ini. Kau belum cukup gila." Aku pun beranjak dan menjadi gula bersemangat dan mengikatkan diriku dengan rantai. Ia berkata padaku : "Kau tidak mabuk. Enyahlah. Kau bukan dari daerah sini." Aku pun beranjak dan mabuk kepayang dan mengisi hidupku dengan musik dan tari. Ia berkata padaku : "Kau tidak pernah hancurkan dirimu maka musik dan nyanyian tak bisa menyentuh engkau." Aku tak sadarkan diri tepat di depannya dan jerembab di tanah Ia berkata padaku : "Kau berpikiran sehat, terpelajar, penuh refleksi dan gagasan." Aku menjadi tolol dan konyol dan memisahkan diri dari orang-orang. Ia berkata kepadaku, "Kau adalah sebatang lilin, cahaya bagi orang-orang i...

Kumpulan Do'a

Gambar
  Bacaan Do'a - Do'a Doa Sebelum Makan : اللهم بارك لنا فيما رزقتنا وقنا عذاب النار Ya Allah, berkatilah rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka. (HR. Ibnu Suni)   Doa Sesudah Makan : الحمدلله الذي أطعمنا وسقانا وجعلنا مسلمين Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makan dan minum kepada kami dan telah menjadikan kami golongan orang-orang muslim. (HR. Ahmad)   Doa Sebelum Belajar : رب زدني علماً وارزقني فهماً Ya Tuhanku tambahkanlah ilmuku dan berilah aku kefahaman. (QS. Thoha: 113)   Doa Untuk Kedua Orang Tua : اللهم اغفرلي ولوالدي وارحمهم كما ربياني صغيرا Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu kecil. (QS. Al-Isra': 24)   Doa Bangun Tidur : الحمدلله الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشور Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Dan kepada-Nya kami kembali. (...